Institusion
Universitas Surabaya
Author
Soepardiman, Maya Meilita
Subject
QA75 Electronic computers. Computer science
Datestamp
2014-03-25 05:43:30
Abstract :
Tingkat kejahatan dari hari-kehari mengalami peningkatan
yang menyebabkan dampak negatif bagi manusia. Dampak negatif tersebut
antara lain adalah tidak adanya rasa aman dan kenyamanan di rumah, di jalan
maupun di tempat-tempat umum.
Dengan adanya dampak yang merugikan itu, maka dibuat sebuah
aplikasi yang dapat mengenali objek bergerak apakah manusia atau bukan
yang dapat membantu manusia dalam meengenali dan mengawasi daerah
sekitarnya. Sistem yang digunakan untuk pengenalan ojek bergerak ini adalah
Jaringan Saraf Tiruan (JST). Jaringan Saraf Tiruan merupakan model sistem
komputasi yang bekeija seperti saraf biologis. Perangkat lunak ini mengambil
inputan dari video yang berformat AVI yang diproses sampai diperoleh data
berupa angka 0 dan I. Kemudian data tersebut diproses dalam sistem Jaringan
Saraf Tiruan. Dalam sistem JST ini terdapat 3 proses yang harus dilakukan
oleh sistem sebelum siap digunakan untuk mengenali objek bergerak
(manusia). Proses pertama adalah proses pelatihan, dalam proses ini sistem
akan melakukan pembelajaran agar sistem dapat mengenali permasalahan
yang dihadapi. Proses kedua adalah proses percobaan, dalam proses ini akan
diuji coba untuk pengenalan objek bergerak (manusia). Proses ketiga adalah
proses implementasi merupakan tahap dimana sistem telah mampu mengenali
objek bergerak. Jika sistem sudah mampu mengenali objek manusia, maka
sistem mengeluarkan output berupa kotak yang mengelilingi objek manusia
dan mengikuti arah gerakan objek tersebut.
Uji coba dilakukan dengan menjalankan semua fasilitas yang ada pada
tiap aplikasi dan penyebaran kuesioner kepada dua puluh responden. Dari
hasil uji coba, semua responden menjawab secara umum tidak mengalami
kesulitan yang berarti dalam menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada.
Jaringan Saraf Tiruan dengan metode backpropagation dapat
diimplementasikan dalam aplikasi program yang dapat mengenali objek
bergerak (manusia). Aplikasi program ini dapat dikembangkan dengan cara
memberikan variasi video yang digunakan sebagai inputan sistem, toleransi
kesalahan dapat diperkecil, dan algoritma JST yang digunakan dapat ditambah
dengan menggunakan adaptive leraning rate