Abstract :
Bahasa Yunani memiliki model susunan kata yang kompleks. Untuk
memahami makna yang terkandung dalam sebuah kata, maka kata tersebut harus
dianalisa dengan melakukan pencarian kata dasar dan komponen-komponen yang
terkandung dari sebuah kata tersebut. Komponen-komponen suatu kata dalam
bahasa Yunani dapat berupa waktu kejadian, tunggal atau jamak, orang pertama
atau orang kedua atau orang ketiga, feminin atau maskulin atau neuter, aktif atau
pasif atau deponen, dan sebagainya.
Karena untuk menganalisa suatu kata babasa Yunani tidak mudah, maka
penulis ingin membuat suatu perangkat lunak yang dapat membantu analisa kata
bahasa Yunani. Dari tahap analisa kata, akan dapat diketahui komponen-komponen
kata yang terkandung dari suatu kata sehingga akan mempermudah
pemahaman makna dari kata tersebut.
Input dari perangkat lunak yang dibuat oleh penulis, berupa satu kata
bahasa Yunani yang dihasilkan dari penekanan kotak-kotak huruf Yunani yang
telah disediakan di layar input. Panjang maksimal kata yang diinputkan adalah
lima belas huruf. Kata yang diinputkan hanya dapat dianalisa, jika kata yang
diinputkan memiliki bentuk kata benda deklensi kesatu dan deklensi kedua, kata
sifat deklensi kedua, serta kata kerja dengan bentuk present indikatif aktif, present
indikatif pasif, imperfekt aktif, dan imperfekt pasif.
Perangkat lunak yang dibuat menggunakan metode kompilasi khususnya
tahap lexical analysis. Dengan metode tersebut, perangkat lunak dapat
menganalisa kata yang diinputkan sesuai batasan dari aturan perubahan akhiran
kata dan awalan kata pada bentuk kata yang telah ditetapkan.
Sebagai kesimpulan, perangkat lunak analisa kata bahasa Yunani yang
dibuat dapat menganalisa kata apabila kata yang diinputkan memenuhi batasan
masalah yang ditetapkan. Apabila kata yang diinputkan memiliki bentuk kata
diluar batasan masalah, akan ditampilkan pesan bahwa perangkat lunak tidak
dapat melakukan analisa kata. Kesimpulan kedua adalah dalam mengenali arti
kata dasar dari kata yang diinputkan, perangkat lunak sangat bergantung pada
kamus kata dimana data-datanya dapat ditambah dan dihapus oleh user. Semakin
banyak kata dasar beserta artinya yang diinputkan dalam kamus kata, perangkat
lunak akan semakin mudah dalam mengenali arti kata dasar dari kata yang
dianalisa.
Diharapkan untuk pengembangan lebih lanjut, perangkat lunak dapat
menganalisa kata yang diinputkan dengan batasan masalah yang lebih luas.
Sehingga kata yang dapat dianalisa tidak terbatas pada bentuk kata tertentu saja