Abstract :
Dewasa ini kata produktivitas sering dibicarakan oleb banyak orang.
Tetapi masih banyak juga dari mereka yang belum menyadari pentingnya
produktivitas tersebut. Ini terbukti dari masih sedikitnya perusahaan yang benar-benar
melakukan suatu pengukuran produktivitas terbadap perusahaannya
UD, Laksana Jaya, merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri
kerupuk. Bahan baku utama dari industri ini adalah tepung tapioka
Sampai saat ini, UD, Laksana Jaya dalam melakukan penilaian terbadap
kinerja perusahaannya banya berdasarkan hasil produksinya saja UD, Laksana
Jaya masih belum menyadari bahwa meningkatkan basil produksi tidak berarti
produktivitasnya akan meningkat juga. Karena produktivitas berkaitan dengan
penggunaan sumber daya yang efisien untuk menghasilkan barang atau jasa
dengan seefektif mungkin. Untuk itu diperlukan pengukuran produktivitas untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan atau penurunan
produktivitas di UD.Laksana Jaya selama ini. Adapun kriteria produktivitas di
UD, Laksana Jaya adalah Rasio Kualitas, Rasio Produk Scrap, Rasio Kwantitas,
Rasio Absensi Karyawan, dan Rasio Downtime Mesin Potong. Dengan basil
pengukuran tersebut maka dapat dilakukan evaluasi, perencanaan dan perbaikan
produktivitas untuk meningkatkan produktivitas di UD. Laksana Jaya.
Perbaikan yang dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan, rotasi dalam
kerja, perawatan mesin secara berkala, inspeksi tiap departemen, membuat ruang
kerja yang ergonomis dan memberikan insentif kepada karyawan. Dimana dengan
perbaikan tersebut didapatkan basil pengukuran pada dua periode implementasi,
pada periode kesebelas mengalami kenaikan produktivitas sebesar 40% dari
periode sebelumnya, pada periode yang kedua naik sebesar 25,33% dari periode sebelumnya.