DETAIL DOCUMENT
Uji efek Ekstrak Etanol Biji Petai Cina (Leucaena glauca Auct..non Bth.) Terhadap Eritema Akibat Sinar Ultraviolet Panjang Gelombang 254 nm Pada Marmut (Guinea Pig)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
Rofiandini, Hera
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-03-26 09:33:05 
Abstract :
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menguji efek ekstrak etanol biji petai cina (Leucaena glauca Auct. non Bth.) terhadap eritema akibat sinar ultraviolet A = 254 nm pada marmot dengan parameter uji persen perubahan jumlah dan lama hilangnya bintik eritema. Dalam penelitian ini digunakan 30 ekor marmot yang dibagi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol, uji dan pembanding. Marmot dicukur punggungnya dan diinduksi sinar ultraviolet A = 254 nm selama 30 menit kemudian ditunggu 3 hari lalu diberi perlakuan 2 kali sehari 2 ml suspensi oral plasebo untuk kontrol, suspensi oral ekstrak etanol biji petai cina (Leucaena glauca Auct. non Bth.) dosis 0,03 g/kg BB untuk uji dan suspensi oral indometasin dosis 1,94 mg/kg BB untuk pembanding. Kemudian jumlah eritema dihitung tiap harinya sampai bintik eritemanya hilang. Dari hasil penelitian didapat bahwa pemberian ekstrak etanol biji petai cina (Leucaena glauca Auct. non Bth.) dosis 0,03 g/kg BB dapat menurunkan jumlah bintik eritema sebesar 23,086 % dibanding dengan kontrol tetapi tidak lebih baik dibanding dengan indometasin. Selain itu juga bila dilihat dari rata-rata lama hilangnya bintik eritema, kelompok uji lebih cepat 2,1 hari daripada kelompok kontrol dan bila dibandingkan dengan kelompok pembanding lebih lambat 2 hari. Dari data dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak biji petai cina (Leucaena glauca Auct. non Bth.)dosis 0,03 g/kg BB mempunyai efek antiinflamasi ditinjau dari persen perubahan jumlah dan lama hilangnya bintik eritema, meskipun tidak sebaik indometasin dengan dosis 1,94 mg/kg BB. 

Institution Info

Universitas Surabaya