Abstract :
Pengembangan Metode Tail-Clip menghasilkan suatu alat dengan variasi
baru, yaitu alat Tail-Clip Multi Pressure untuk: menguji aktivitas analgesik suatu
obat pada hewan coba, yaitu mencit putih jantan. Alat ini memiliki prinsip kerja
dasar memberikan stimulus nyeri berupa tekanan pada ekor hewan coba. Tekanan
tersebut dihasilkan oleh jepitan kedua lempeng aluminium yang merupakan
bagian utama alat ini, yaitu lempeng penjepit dan lempeng dasar. Alat ini
memiliki variasi besar tekanan antara 1000 hingga 2600 g. Besar tekanan yang
digunakan adalah 1800 dan 2000 g. Lamanya waktu yang dibutuhkan mencit
jantan untuk menggigit sumber stimulus sejak stimulus diberikan merupakan
parameter dari penelitian ini. Hewan coba dibagi dalam 4 ( empat) kelompok
berdasarkan besar tekanan dan bahan penelitian yang diberikan, yaitu kelompok
kontrol I dengan tekanan 1800 g, kelompok kontrol II dengan tekanan 2000 g,
kelompok uji I dengan tekanan 1800 g, dan kelompok uji II dengan tekanan 2000
g. Kelompok uji I dan II diberi larutan Pethidin HCI 0,2 % sebanyak 10 ml/Kg BB
peroral sedangkan kelompok kontrol I dan II diberi aquadest 10 ml/Kg BB
peroral. Pengamatan dilakukan pada 20 menit setelah pemberian bahan penelitian.
Waktu untuk melakukan percobaan adalah malam hari. Dari penelitian ini
diketahui bahwa alat Tail-Clip Multi Pressure dapat digunakan untuk menguji
aktivitas analgesik Pethidin HCI pada mencit putih jantan dan terdapat perbedaan
respon nyeri antara pemberian besar tekanan 1800 g dan 2000 g.