Abstract :
Telah dilakukan pengoleksian dan pengujian sensitivitas isolat-isolat
Pseudomonas spp. yang berasal dari kultur sputum pasien di Surabaya terhadap
tiga belas macam antimikroba. Pengoleksian isolat Pseudomonas spp. dari kultur
sputum ini diperoleh dengan cara membeli di Laboratorium Mikrobiologi RSUD.
Dr. Soetomo dan Balai Laboratorium Kesehatan, Surabaya pada tahun 2003.
Isolat ini diidentifikasi dengan melakukan uji pembentukan pigmen, uji
pertumbuhan, dan pewarnaan Gram, kemudian dilanjutkan dengan uji sensitivitas
terhadap tiga belas macam antimikroba. Dari hasil pengoleksian diperoleh dua
belas isolat dari kultur sputum yang terdiri dari empat isolat Pseudomonas
aeruginosa dan delapan isolat Pseudomonas spp. Sedangkan dari hasil uji
sensitivitas keseluruhan isolat terhadap antimikroba yang diujikan, diperoleh pola
kepekaan sebagai berikut: seftazidim (100%), sefepim (91,67%), tikarsilin,
imipenem, siprofloksasin, amikasin, netilmisin, sefoperazon (83,33%), dan
gentamisin (75%) masih sensitif; seftriakson (16,67%) tergolong intermediet,
sedangkan kloramfenikol, tetrasiklin, dan trimetoprim-sulfametoksasol (8,33%)
telah resisten.