Abstract :
Telah dilakukan penelitian mengenai " Studi Retrospektif Tentang Pola
Penggunaan Antimikroba Sebelum Dan Selama Penderita Dirawat Dl Ruang ICU
RSU Dr. Soetomo Surabaya Tahun 2003". Pengamatan dilakukan terhadap status
penderita selama periode Januari 2003 sampai Desember 2003 sebanyak. 604
penderita dan diambil sebagai sampel 100 penderita. Parameter yang dianalisis
adalah jenis kelamin, kelompok umur, jenis pengobatan tunggal/majemuk, jenis
dan golongan antimikroba tunggal/majemuk, rata-rata lama perawatan, rata-rata
lama penggunaan antimikroba, rentang penggunaan antimikroba, jenis
mikroorganisme patogen, kesesuaian pemberian antimikroba berdasarkan kultur.
Berdasarkan analisa data-data yang ada pada penelitian ini, maka diperoleh
hasil bahwa kelompok usia paling banyak. dirawat di ICU adalah kelompok
dewasa yaitu umur > 12-60 tahun sebanyak 64%. Berdasarkan jenis kelamin laki-laki.
sebesar 57% sedangkan perempuan 43%. Rata-rata lama perawatan tiap
penderita adalah 12,16 hari. Sedangkan rata-rata lama penggunaan antimikroba
tiap penderita adalah 7,58 hari, dengan rentang lama penggunaan tiap jenis
antimikroba adalah bervariasi.
Jenis terapi antimikroba sebelum masuk ICU dan selama berada di ICU
terbanyak adalah terapi tunggal. Goloogan antimikroba tunggal sebelum masuk
dan selama berada di ICU terbanyak. adalah sefalosporin generasi tiga. Golongan
antimikroba majemuk sebelum masuk ICU terbanyak adalah kombinasi ampisillin
+gentamisin sedangkan selama di ICU kombinasi sefoperazon+metronidazol,
ampisillin+gentamisin dan kombinasi meropenem+amikasin. Jenis antimikroba
tunggal sebelum dan selama berada di ICU terbanyak adalah sefotaksim. Jenis
kuman yang terbanyak adalah Pseudomonas sp dan Klebsiella sp.
Penggunaan antimikroba di ruang ICU sesuai dengan hasil kultur
penderita, karena persen penggunaan antimikroba yang sesuai kultur sebesar
92,68% sedangkan persen penggunaan antimikroba yang tidak. sesuai dengan hasil
kultur sebesar 7,32%.