DETAIL DOCUMENT
Pemeriksaan Pendahuluan Kadar Residu Sulfasomidin dan Sulfadiazin Dalam Daging Ayam Broiler Dari 3 (Tiga) Peternak Di Wilayah Jombang Secara KLT-Densitometri.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
Rahmayanti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-04-01 04:56:29 
Abstract :
Untukp menentukan kadar Sulfasomidin dan Sulfadiazind alam daging ayam broiler methode yang digunakan telah memenuhi syarat uji validasi. pada uji selektivitas dilkarekan pemilihan fase gerak yang optimal, dimana fase gerak yang terpilih adalah etil asetat, sedangkan untuk parameter validasi methode yang dihasilkan adalah: untuk Sulfasomidin diperoleh linieritas dengan harga r - 0,9968, Vxo = 4,82%, B atas Deteksi= 0,0611 ?g, Batas Kuantitasi: 0,2038 ?g Akurasi = 87,27%, dan Presisi = 8,34% Untuk Sulfadiazin diperoleh linieritas Dengan harga r :0,9997 dan Vxo = 2,87% B, atas Deteksi= 0,0181 p & Batas Kuantitas: 0i ,0602 ?g ,A kuras =i 89,58% dan P resis = i 6,41%. Dimana dari hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk peternak A kadar Residu Sulfasomidin (Paha D, ada,Sayap)= 6,984m g/kg berat basah 9,745 m g/rg berat basah, 22,377 mg/kg berat basah. Sedangkan pada peternak B = 3,400 mg/g berat basah, 5,619 mg/kg berat basah, 17,413 mg/kg berat basah. Pada peternak C : 0,848 mg/kg berat basah, 0,961 mg/kg berat basah, 12,781 mg/g berat basah. Sedangkan kadar residu Sulfadiazin pada pada peternak A (Paha, Dada Sayap): 7,079 mg/kg berat basah, 9,133 mg/kg berat basah, 2 4,902 mg/kg Berat basah.Sedangkan pada petemak B :6,621 mg/g berat basah 7,165m g/ g berat basah, 27,362 mg/kg berat basah. Sedangkan pada peternak C = 2,121 mg/kg berat basah, 1,650 mg/kg berat basah, 19,359 mg/kg berat basah. Semua kadar tersebut diatas melampaui batas yang ditetapkan oleh RSNI yaitu 0,1 mg/kg. 
Institution Info

Universitas Surabaya