DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Cara Ekstraksi Perkolasi dan Soxhletasi Pada Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) Terhadap Daya Peredaman Radikal Bebas 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl (DPPH)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
Sari, Juliyana Puspa
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-04-01 04:00:36 
Abstract :
Penelitian ini hertujuan untuk mengetahui aktivitas peredaman radikal bebas dari ekstrak etanol rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan perkolasi dan soxhletasi dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picryl Hidrazyl) secara spektrofotometri tampak. Hasil uji kualitatif menunjukkan adanya aktivitas peredam radikal bebas yang ditunjukkan dengan memudarnya warna ungu dari larutan DPPH menjadi larutan yang berwarna lebih pucat pada penambahan larutan uji dibandingkan dengan larutan DPPH murni. Dari uji kuantitatif diperoleh hasil aktivitas peredam radikal bebas secara spektrofotometri tampak menunjukkan bahwa ekstrak etanol rimpang temulawak dengan perkolasi mempunyai harga EC 50 sebesar 196,70 bpj, sedangkan dengan soxhletasi mempunyai harga EC 50 sebesar 204,65 bpj. Hasil perhitungan uji-t berdasarkan harga EC 50 dari ekstrak etanol rimpang temulawak dengan perkolasi dan soxhletasi menunjukkan hahwa t-hitung (2,266) lebih besar dari t-tabel pada a = 0,05; dk = 10 (2,228). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara ekstrak etanol rimpang temulawak dengan perkolasi dan soxhletasi. Ekstak etanol rimpang temulawak dengan perkolasi mempunyai aktivitas peredaman radikal bebas lebih besar dibandingkan dengan soxhletasi. 

Institution Info

Universitas Surabaya