Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi debt maturity. Tingkat asimetri informasi di Indonesia yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan Amerika dan Eropa dapat mengakibatkan kesalahan dalam penentuan jangka waktu utang.
Penelitian ini dibagi kedalam tiga model pengujian, yaitu pengujian secara keseluruhan, pengujian hanya untuk perusahaan tidak terdaftar, serta pengujian hanya untuk perusahaan terdaftar. Penelitian ini menggunakan seluruh pinjaman di Indonesia dari periode 2000-2010 serta metode ordinary least square untuk memperkuat hasil penelitian.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa lenders cenderung tidak terlalu dapat membedakan antara borrowers yang memiliki kualitas yang baik dengan borrowers yang memiliki kualitas buruk. Sehingga penentuan maturitas utang lenders cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi dari borrowers.