DETAIL DOCUMENT
Perbandingan Kadar Imunoglobulin G Pada Penderita Karsinoma Nasofaring Stadium IV Di RSUD DR. Soetomo Sebelum Dan Sesudah Pengobatan Dengan Radioterapi 1 Seri
Total View This Week0
Institusion
Universitas Surabaya
Author
Palupi, Retno
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2014-04-02 00:21:55 
Abstract :
Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan kadar Imunoglobulin G pada penderita karsinoma nasofaring stadium IV sebelum dan sesudah pengobatan dengan radioterapi 1 seri (10 x penyinaran). Penelitian dilakukan kepada 10 orang penderita karsinoma nasofaring stadium IV. Tiap penderita diambil sarnpel serum darahnya sebanyak 2 kali. Pertama, sebelum penderita menjalani radioterapi. Kedua, setelah penderita menjalani pengobatan radioterapi sebanyak 1 seri ( 10 x penyinaran ). Kemudian kadar Imunoglobulin G dalam serum penderita tersebut diukur dengan cara imunodifusi radial Berdasarkan penelitian yarig telah dilakukan didapat basil bahwa terjadi penurunan kadar lmunoglobulin G yang tidak bermakna sesudah pengobatan dengan radioterapi 1 seri (10 x penyinaran). Hal ini disebabkan karena adanya pemberian tambahan obat imunostimulan dan keteraturan penderita dalam menjalani pengobatan dengan radioterapi tersebut. Pada penderita yang menjalani pengobatan dengan radioterapi secara teratur sebanyak 1 seri ( 10 x penyianaran ), penurunan kadar Imunoglobulin G sesudah radioterapi mampu ditahan oleh obat imunostimulan tersebut sehingga efek supresi radioterapi yang ingin diamati menjadi tidak jelas terlihat. Imunostimulan ini mengandung Echinacea Purpurea dan Zinc Picolinate yang memberikan pengaruh pada peningkatan kekebalan tubuh dengan cam membantu metabolisme tubuh sehingga meningkatkan aktivitas fagositosis terhadap sel-sel kanker, sedangkan pada penderita yang tidak teratur dalam menjalani pengobatan dengan radioterapi 1 seri ( 10 x penyinaran ) ini, pengaruh imunostirnulan tersebut lebih jelas terlihat, karena sebaliknya terjadi peningkatan kadar Imunoglobulin G sesudah menjalani pengobatan dengan radioterapi I seri ( 10 x penyinaran ) tersebut.  
Institution Info

Universitas Surabaya