Abstract :
Sinamat merupakan senyawa tabir surya yang merupakan inhibitor potensial dalam
menghambat aktivitas tirosinase. Salah satu turunan sinamat, yaitu Oktil-p-Metoksisinamat
(OPMS), telah banyak digunakan sebagai bahan aktif dalam produk
kosmetika yang bermanfaat sebagai pelindung terhadap radiasi ultraviolet Dalam
penelitian sebelumnya, telah diketahui bahwa senyawa ini dapat menghambat
aktivitas tirosinase dalam proses pigmentasi pada kulit, namun belum diketahui jenis
dan kinetika hambatannya. Dalam penelitian ini telah dilakukan uji kinetika hambatan
aktivitas tirosinase secara in vitro untuk mengetahui jenis hambatan aktivitas
enzimnya. Kinetika hambatan aktivitas tirosinase ditentukan secara in vitro dengan
mengamati perubahan aktivitas reaksi enzimatik dari tirosinase dengan substrat L- tirosin
dalam berbagai konsentrasi, dan penambahan inhibitor dengan konsentrasi
0,20 mM dan 0,25 mM, menggunakan spektrofotometer UV-Vis Hitachi U-2000
pada suhu 25-30°C. Jenis hambatan ditentukan melalui profil kurva yang terbentuk
dari hasil perubahan aktivitas reaksi enzimatik dengan dan tanpa penambahan
inhibitor dalam berbagai konsentrasi substrat, serta mengamati perubahan harga KM
dan Vmaks yang terjadi. Dari profil kurva Lineweaver-Burk aktivitas tirosinase
terhadap berbagai konsentrasi L-tirosin pada berbagai konsentrasi OPMS, diketahui
bahwa dengan semakin meningkatnya konsentrasi OPMS, Vmaks tidak berubah
tetapi harga KM semakin meningkat, yang menunjukkan bahwa jenis hambatan yang
terjadi adalah hambatan kompetitif