Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Febi Kurniawati, (NIM. 2061911002)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2024-10-08 01:46:04
Abstract :
Ikan Kerapu (Epinephelus sp.) merupakan jenis ikan laut konsumsi yang diperoleh dari budidaya maupun hasil tangkapan alam. Keberadaan parasit sebagai sumber penyakit
primer dapat membuka peluang masuknya penyakit sekunder. Parasit ikan juga berdampak bagi manusia yakni jumlah panen menurun, menurunnya nilai jual ikan, menurunnya minat konsumsi masyarakat, dan parasit zoonosis bisa menginfeksi ke manusia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi parasit, menganalisis tingkatprevalensi, intensitas dan dominansi parasit pada Ikan Kerapu di Kota Pangkalpinang.
Penelitian dilakukan di tiga tempat pemasaran berbeda yaitu TPI Ketapang, Pasar Pagi, dan Pasar Besar Pangkalpinang. Hasil dari penelitian ini parasit Ikan Kerapu
(Epinephelus sp.) teridentifikasi total 124 parasit dengan 6 jenis yang berbeda diantaranya Anisakis sp., Cryptocaryon sp., Hysterothylacium sp., Pseudorhabdosynochus sp., Rhadinorhyncus sp., dan Unitubulotestis sp. Prevalensi
tertinggi adalah Hysterothylacium sp. (73,33%) dan tingkat prevalensi terendah adalah parasit Cryptocaryon sp. dan Pseudorhabdosynochus sp. dengan persentase 10%.
Parasit Hysterothylacium sp. dengan nilai intensitas tertinggi sebanyak 2-3 individu/ekor ikan. Nilai intensitas terendah yaitu parasit Pseudorhabdosynochus sp. sebanyak 1 individu/ekor ikan. Parasit yang paling sering muncul adalah parasit Hysterothylacium sp. dengan tingkat dominansi 41,94% dan parasit yang jarang muncul yaitu parasit Pseudorhabdosynocus sp. sebesar 2,42%.