Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Andriano, (NIM. 2051111017)
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2017-12-11 01:30:36
Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui sector manakah yang menjadi pilihan masyarakat di Desa Ranggi Asam pasca tambang inkonvensional,(2) menghitung berapa besar pendapatan yang diperoleh masyarakat dari pilihan komoditi yang diusahakan, (3) mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pilihan alternative kombinasi komoditi usahatani. Penelitian ini dilakukan di Desa Ranggi Asam Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat dan penelitian ini dilakukan bulan September 2014 sampai Agustus 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah survei.Metode penarikan contoh dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling) dilakukan kepada 32 responden, serta motode analisis yang digunakan yaitu analisis statistic deskriptif dan analisis regresi binary logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pilihan masyarakat pasca tambang inkonvensional pada sub sector perkebunan yang terdiri dari komoditi lada, sawit dan karet, (2) Besarnya pendapatan petani dari usahatani lada putih per tahun sebesar Rp 47.431.608,00, sedangkan perbulannya sebesar Rp3.952.634,00. Sementara itu pendapatan petani sawit per tahunnya sebesar Rp19.800.286,00, sedangkan per bulannya, yaitu sebesar Rp 1.650.023,00. Untuk pendapatan petani karet per tahunnya sebesar Rp 9.433.164,00, dengan pendapatan per bulan sebesar Rp 786.097,00. Dan besarnya pendapatan usaha tambang inkonvensional per tahunnya sebesar Rp. 31.176.042,00 sedangkan perbulannya, yaitu sebesarRp 2.598.003,00. (3) Variabel yang berpengaruh terhadap faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pilihan alternative kombinasi komoditi usahatani, terdapat dua variabel yang mempengaruhi yaitu: pendapatan petani dan ketersediaan lahan.