Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Rendi Saputra, (NIM. 2031211024)
Subject
QH301 Biology
Datestamp
2018-10-30 07:32:11
Abstract :
Etnik Lom memiliki pengetahuan yang baik mengenai obat tradisional. Pengobatan tradisional etnik Lom memanfaatkan hewan, tumbuhan atau campuran dari keduanya. Tujuan penelitian ini mengkaji dan mendokumentasikan pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan campuran hewan dan tumbuhan oleh etnik Lom di Bangka yang berpotensi sebagai obat tradisional. Penelitian dilakukan dari bulan Januari sampai Juni 2016 di tiga dusun di Kabupaten Bangka yakni Dusun Air Abik, Dusun Pejem, dan Dusun Tuing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnik Lom memanfaatkan 18 spesies hewan dan 20 spesies tumbuhan dalam 19 jenis ramuan obat tradisional dari campuran keduanya. Campuran spesies hewan dan tumbuhan yang paling banyak digunakan etnik Lom yaitu campuran spesies dari kelas Insekta dan Dicotyledoneae (15,79%). Campuran bagian dari hewan dan tumbuhan yang paling banyak digunakan dalam komposisi obat tradisional yaitu bagian tubuh yang dicampur dengan daun (31,58%). Ramuan campuran tersebut dilaporkan dapat mengatasi 14 jenis penyakit, baik medis maupun nonmedis. Diantara jenis-jenis hewan dan tumbuhan yang digunakan sebagai obat, belalang kunyit (Valanga sp.) dan kacang panjang (Vigna cylindrica) memiliki potensi untuk dikembangkan.