Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Bayu Rahmadika, (NIM. 1031211014)
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2018-11-26 04:20:13
Abstract :
Underground Coal Gasification (UCG) merupakan teknologi untuk mengekstraksi endapan batubara dalam bentuk gas dari suatu cebakan tanpa harus dilakukan pembongkaran overburden. Pada UCG terdapat proses awal yang harus dilakukan salah satunya yaitu penyemenan (cementing) untuk merekat casing ke formasi dan merupakan salah satu faktor yang penting dalam operasi pemboran. Penelitian dilakukan dengan mencampur semen yang terdiri dari Semen Tahan Api sebagai bahan utama yang ditambahkan Oil Well Cement sebesar 40%, 42,5%, 45%, 47,5%, 50%, 52,5%, 55%, 57,5% dan 60% dari berat total campuran semen. Sampel semen kemudian dilakukan pengujian seperti uji panas hidrasi, uji bakar (furnace) pada suhu 300°C sampai 900°C dan uji kuat tekan terhadap sampel bersuhu normal serta sampel yang telah mengalami pembakaran. Komposisi Oil Well Cement >50% memiliki setting time pada jam ke-29 sampai ke-40 dan suhu hidrasi maksimal sebesar 34,4°C pada jam ke-11 sampai ke-12 dengan komposisi optimal Semen Tahan Api sebesar 42,5% dan Oil Well Cement sebesar 57,5%. Komposisi sampel Semen Tahan Api 50-60% memiliki ketahanan terhadap panas sebesar 900°C dan tidak mengalami failure serta retakan yang membuat sampel terbelah. Selain itu, komposisi Oil Well Cement 50-60% rata-rata memiliki nilai kuat tekan lebih besar dan mendapatkan nilai tertinggi sebesar 1,75 MPa pada suhu 500°C.