Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Umi Kalsum, (NIM. 2011211059)
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2018-12-18 01:48:43
Abstract :
Kutudaun (Aphis craccivora. Koch) adalah salah satu yang menyebabkan penurunan produksi tanaman kacang panjang, salah satu upaya pengendaliannya adalah menggunakan ekstrak tanaman mimba Azadirachta indica. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagian tanaman mimba yang memiliki pengaruh terbaik dan konsentrasi yang efektif membunuh Aphis craccivora. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Agustus 2016, di Kebun Petani Desa Balunijuk, Kec.Merawang, Kab. Bangka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan RALF 2 faktor perlakuan yaitu faktor pertama bagian ekstrak mimba yaitu B1=ekstrak daun, B2= ekstrak biji, B3=ekstrak akar. Faktor kedua konsentrasi ekstrak yaitu tanpa ekstrak, 10gr/100 ml, 15gr/100 ml, 20gr/100 ml. Analisis data menggunakan ANOVA taraf ? 5% dan uji lanjut menggunakan DMRT pada taraf nyata ? 5% menggunakan Statistical Anayitic System (SAS Portable versi 3.9.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak tanaman mimba tidak memiliki pengaruh terhadap mortalitas kutudaun tetapi pada bagian biji mimba memiliki pengaruh terbaik terhadap mortalitas A.craccivora. Konsentrasi 15% ekstak biji mimba memberikan mortalitas kutudaun terbaik pada kacang panjang mencapai 100% dalam rentang waktu kematian 12 sampai 14 hari pengamatan.