DETAIL DOCUMENT
Analisis efektivitas kesesuaian penatausahaan penerimaan negara bukan pajak pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Dimas Popo Oktovian, (NIM. 3011411020)
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2018-12-18 07:13:52 
Abstract :
Di Indonesia, pengelolaan penerimaan negara bukan pajak masih kurang dioptimalkan oleh pemerintah sehingga kontribusinya terhadap negara kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kesesuaian penatausahaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang selama kurun waktu tahun 2016 sampai dengan 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis data deskriptif dimana penelitian ini memberikan gambaran yang lebih detail mengenai suatu gejala atau fenomena. Sumber data didapat dengan penggabungan 80% data primer atau studi lapangan dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara terhadap para informan serta 20% data sekunder yang didapat dari studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles and Hubberman dimana dalam melakukan analisis data terdapat aktivitas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan bea lelang pada KPKNL Pangkalpinang selama dua tahun terakhir mengalami peningkatan. Sedangkan kesesuaian penatausahaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang dalam hal ini jenis bea lelang dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu dalam Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor PER-07/KN/2012. Hanya dalam menatausahakannya ada saja kendala yang dialami, ketika pembeli melakukan wanprestasi. Hal ini bisa mempengaruhi potensi penerimaan bea lelang, karena nantinya uang jaminan masuk ke kas negara diakui sebagai pendapatan jasa lainnya. Saran yang dapat peneliti berikan adalah untuk terus meningkatkan kinerjanya agar pemungutan bea lelng terus mengalami penigkatan dari tahun ke tahun dan agar menetapkan sanksi yang bersifat memaksa bagi pembeli-pembeli yang melakukan wanprestasi, meskipun tetap masuk ke kas negara namun hal ini bisa mempengaruhi potensi penerimaan bea lelang. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung