Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Sutri Ariani, (NIM. 5011311088)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2019-03-01 04:28:33
Abstract :
Kophi Babel merupakan komunitas lingkungan sebagai pengelola lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran, dukungan dan hambatan Kophi Babel dalam pengelolaan lingkungan hidup di wilayah Bangka Belitung, kemudian mendeskripsikan pandangan masyarakat terhadap Kiprah Kophi Babel.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori Robert K. Merton mengenai struktural fungsional. Struktural fungsional adalah bagian dari fungsi manifest dan laten dalam mengelola lingkungan hidup oleh Kophi Babel. Dengan kata lain Kophi Babel memberikan fungsi sosialnya mengenai lingkungan kepada masyarakat dan lingkungan alam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara dengan informan terkait, observasi kelapangan dan dokumentasi atas data-data yang didapatkan dari penelitian. Menentukan 17 informan dengan metode purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian dilapangan ditemukan peran, dukungan, hambatan dan kiprah Kophi Babel dalam pengelolaan lingkungan hidup. Peran Kophi Babel yaitu edukasi kepada masyarakat Babel dan aksi pengelolaan lingkungan hidup untuk wilayah Bangka Belitung. Dukungan pengelolaan lingkungan hidup Kophi Babel berupa tenaga dan ide dari Kophi Provinsi lain dan volunteer. Hambatan Kophi Babel berupa dana, kurangnya SDM, kurangnya kesadaran masyarakat, dan minimnya dukungan pemerintah daerah Babel. Kemudian pandangan masyarakat terhadap kiprah Kophi Babel dalam hal positif yaitu mempunyai berbagai kreativitas lingkungan yang unik seperti mengadakan kegiatan fotografi, camping, dan penanaman bibit bakau. Sedangkan pandangan negatif masyarakat yaitu khawatir tergabung dalam partai politik dan sulit percaya dengan komunitas sosial seperti Kophi Babel.