Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Emelda Tresia, (NIM. 2031411016)
Subject
QH301 Biology
Datestamp
2019-06-13 04:32:42
Abstract :
Taman Wisata Alam Jering Menduyung merupakan kawasan konservasi yang terdiri dari beberapa ekosistem di antaranya: ekosistem hutan dataran rendah, hutan pantai dan hutan mangrove. Ketiga ekosistem tersebut memiliki kondisi lingkungan yang berbeda-beda sehingga beranekaragam pula organisme yang hidup di dalamnya, termasuk kelompok mikrob tanah. Salah satunya adalah fungi mikoriza arbuskula (FMA). FMA merupakan salah satu jenis fungi tanah yang memiliki tingkat penyebaran yang tinggi, karena fungi ini memiliki kemampuan untuk bersimbiosis dengan hampir 90% jenis tumbuhan. Adapun penyebarannya bervariasi menurut iklim, lingkungan dan tipe penggunaan lahan. FMA dapat ditemukan di berbagai ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendata keanekaragaman dan kelimpahan FMA pada ekosistem hutan mangrove, ekosistem hutan pantai dan ekosistem hutan dataran rendah. Metode yang digunakan adalah saring tuang basah dan pewarnaan akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga genus FMA yang berhasil diisolasi, yaitu: Glomus, Acaulospora dan Gigaspora. Ketiga genus ini memiliki potensi sebagai agen hayati kesuburan tanah. Glomus memiliki tingkat penyebaran yang cukup luas dan mendominasi di lokasi penelitian. Persentase kolonisasi FMA termasuk ke dalam kategori tinggi, sedang hingga rendah.