Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Eva Safitri, (NIM. 2031411017)
Subject
QH301 Biology
Datestamp
2019-06-13 04:33:14
Abstract :
Daging ayam merupakan bahan pangan hewani yang sering dikonsumsi manusia. Keberadaan bakteri total dan bakteri patogen seperti Salmonella yang melampaui batas maksimum pada daging ayam memberikan gambaran mutu dan keadaan sanitasi pada pengolahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah bakteri total dan prevalensi bakteri Salmonella pada daging ayam dan hati ayam yang dijual di Pasar Tradisional Pangkalpinang. Metode yang digunakan adalah bersifat deskriptif dengan metode survei kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah bakteri total dan bakteri Salmonella lebih tinggi di daging ayam (kisaran nilai log 4,84-5,15 CFU/g) dibandingkan di hati ayam (kisaran nilai log 0-1,42 CFU/g). Berdasarkan batas maksimum cemaran mikrob dan batas maksimum residu dalam bahan makanan asal hewan, jumlah bakteri total masih dalam batas maksimum, namun jumlah bakteri Salmonella sudah melebihi batas maksimum. Prevalensi bakteri Salmonella pada daging ayam (32,14%) dan hati ayam (25%) meliputi 7 sampel daging ayam dan hati berasal dari Pasar Pagi dan 2 sampel hati berasal dari Pasar Ratu Tunggal. Analisis uji beda nyata antara bakteri Salmonella di hati ayam dengan daging ayam, bakteri total di hati ayam dengan daging ayam adalah berbeda nyata. Uji korelasi bakteri Salmonella di hati ayam dan di daging ayam Pasar Ratu Tunggal adalah sangat kuat (R=0,875 dan p = 0,01) menunjukkan bahwa semakin tinggi keberadaan bakteri Salmonella di daging ayam maka semakin tinggi keberadaan bakteri Salmonella di hati ayam dan sebaliknya.