DETAIL DOCUMENT
Kajian tipe pengelolaan agroekosistem dengan pendekatan etnoekologi di Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Fellica, (NIM. 2031411019)
Subject
QH301 Biology 
Datestamp
2019-06-13 04:33:42 
Abstract :
Agroekosistem adalah salah satu bentuk ekosistem binaan yang dikelola oleh manusia. Agroekosistem merupakan bagian dari etnoekologi sebagai caramasyarakattradisional mengelola lahan untuk dimanfaatkan pada bidang pertanian. Masyarakat di Kecamatan Namang telah lama menerapkan pengetahuan ekologi tradisional leluhurnya di sawah, kebun dan pekarangan. suatu hal yang bermanfaat untuk mengungkapkan pengetahuan tradisional dan melebihinya. Metode yang dilakukan dengan observasilapangan, wawancara dengan kriteria informan kunci snowball sampling dan studi ilmiah. Hasilnya, 3 tipe agroekosistem yaitu sawah, kebun dan pekarangan yang dilakukan oleh masyarakat dapat termasuk kategori semi tradisional. Masyarakat masih memanfaatkan pengetahuan tradisional dan mulai menggunakan cara-cara modern dalam pengelolahan agroekosistem. Pengetahuan tradisional dilakukan pada pengelolaan lahan dan penanaman, sedangkan yang modern lebih pada pembibitan dan pemeliharaan. Unsur budaya seperti kepercayaan adat istiadat dan unsur sosial juga memberikan pengaruh dan pemanfaatan agroekosistem. Terdapat 3 tipe pengelolaan agroekosistem yang semuanya masih menerapkan pengetahuan tradisional dan beralih kearah modern dibidang pertanian. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung