Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Hardina, (NIM. 2031411022)
Subject
QH301 Biology
Datestamp
2019-06-13 04:34:41
Abstract :
Collembola merupakan salah satu spesies mesofauna tanah yang dikenal dengan istilah Springtails karena hewan ini mempunyai furka sebagai alat gerak. Collembola belum banyak dipelajari karena berukuran kecil dan tidak bermanfaat langsung bagi manusia. Penelitian Collembola di Bangka Belitung belum terlalu banyak dilakukan. Penelitian ini lakukan di tiga tipe ekosistem hutan yaitu hutan dataran rendah, hutan pantai dan hutan mangrove di TWA Jering Menduyung, Bangka Barat. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel Collembola yaitu pitfall trap (PSM) dan pengambilan contoh tanah (PCT) dengan pemasangan sebanyak tiga transek, setiap transek dilakukan dipasang 10 PSM dan PCT pada masing-masing ekosistem hutan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Collembola yang diperoleh dari hutan dataran rendah, hutan pantai dan hutan mangrove yaitu 3 ordo, 13 famili, 40 genus dan 725 Individu. Keanekaragaman Collembola tertinggi di hutan pantai (H?=2,99), diikuti hutan mangrove (H?=2,86) dan terendah di hutan dataran rendah (H?=2,73). Jumlah total individu yang didapatkan di hutan mangrove paling banyak (298 individu), di ikuti hutan dataran rendah (279 individu) dan jumlah total individu paling sedikit yaitu di hutan pantai (148 individu). Kesamaan ekosistem tertingi yaitu antara hutan dataran rendah dan hutan pantai (IS=88,13%), diikuti antara hutan pantai dan hutan mangrove (IS=66,67%), sedangkan terendah yaitu antara hutan dataran rendah dan hutan mangrove (IS=66,51%).