DETAIL DOCUMENT
Identifikasi dan prevalensi nematoda melalui analisis feses di Peternakan Babi Kota Pangkalpinang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Jenni Juliani Sibarani, (NIM. 2031411028)
Subject
QH301 Biology 
Datestamp
2019-06-13 04:35:39 
Abstract :
Babi dikenal sebagai salah satu ternak yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena mempunyai sifat ? sifat menguntungkan, namun ternak babi juga tidak terlepas dari berbagai masalah kesehatan. nematoda adalah salah satu jenis parasit yang dapat menginfeksi ternak babi dan dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis nematoda dan mengetahui prevalensinya melalui analisis feses babi yang ada di kota Pangkalpinang. Pengambilan data ini dilakukan pada bulan September 2018. Sampel diperiksa dengan metode pengapungan (floatation), selanjutnya jika positif ditemukan telur nematoda maka dilakukan Uji Whitlock untuk menghitung jumlah telur per gram tinja. Setelah dilakukan pemeriksaan sebanyak 41 sampel feses ternak babi yang diambil dari peternakan yang terdapat di kota Pangkalpinang, didapati 15 sampel (36,58%) yang positif terinfeksi nematoda. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam pemeriksaan kualitatif ditemukan keberadaan telur Ascaris sp. (29,27%), Oesophagustomum sp. (4,88%) dan Hyostrongylus sp. (2,44%). Perhitungan Total Telur per Gram Feses ternak babi dari yang terendah hingga tertinggi yaitu 153.333-473.333 butir telur. Jika dibandingkan dengan standar Derajat Infeksi maka tergolong ke dalam kategori berat. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung