Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Erfiandi Syahputra, (NIM.1031211027)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy
Datestamp
2019-11-19 03:19:54
Abstract :
Proses pencucian bijih timah mempunyai peran penting dalam kegiatan produksi, sehingga proses pencucian perlu dilakukan secara optimal agar konsentrat yang didapat sesuai dengan keinginan pasar yang bernilai ekonomis. Pemisahan bijih timah dari pengotornya dapat dilakukan penggunaan alat humprey spiral. Perancangan alat humprey spiral skala laboratorium perlu dilakukan untuk mendapatkan kinerja alat yang baik agar mampu menghasilkan konsentrat yang optimal. Data untuk menentukan dimensi humprey spiral didapatkan dari melakukan perbandingan dengan humprey spiral secara aktual. Data tersebut antara lain panjang spiral 16 cm, lebar spiral 16 cm, ketinggian humprey spiral 110 cm, jumlah spiral sebanyak 5 putaran dan kemiringan spiral
45o. Perhitungan nilai criterion concentrate dan mineral pengotornya digunakan untuk menentukan kemungkinan pemisahan dengan teknik gravimetri. Mineral- mineral dengan nilai CC yang tinggi akan sangat mudah dipisahkan dengan teknik gravimetri. Sedangkan untuk menentukan nilai kadar Sn dari hasil pencucian digunakan metode tritimetri pada 9 sampel. Penentuan nilai recovery tiap sampel dilakukan melalui perhitungan antara perolehan kadar dan perolehan berat yang dihasilkan tiap sampel dari proses pencucian. Variabel yang digunakan adalah kecepatan aliran air pada kecepatan 1,017 m/s, 1,082 m/s dan 1,172 m/s. Perolehan nilai recovery tertinggi didapat pada percobaan 1 yaitu sebesar 81,01% dengan kecepatan aliran air 1,017 m/s, sedangkan unutk kadar Sn tertinggi
didapat pada percobaan 2 sebesar 28,80% dengan kecepatan aliran air 1,082 m/s.