Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Reza Fadli, (NIM. 1011511044)
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2020-04-08 04:37:14
Abstract :
Dalam pengolahan kerupuk kemplang terdapat 3 faktor utama yang mempengaruhi kualitasnya yaitu rasa, kerenyahan dan bentuk irisan. Untuk mencapai tiga faktor utama tersebut dapat ditentukan dari bentuk dan ketebalan irisan. Dalam proses pengirisan pempek menjadi bakal kemplang dengan cara manual menggunakan pisau cutter membutuhkan waktu yang cukup lama dengan kisaran waktu 7 menit untuk massa 1 kg pempek, tergantung dari operator. Sebelumnya sudah ada sebuah mesin pengiris bakal kemplang, tetapi sistem pingirisan masih semi manual dimana menggerakkan pisau dengan cara memutar roda gigi secara manual sehingga waktu yang diperlukan terbilang cukup lama yaitu 200 lembar/menit disamping penggunakan tenaga manusia yang kurang efisien. Oleh karena itu dilakukan pemodifikasian dari mesin sebelumnya dengan mengubah bentuk mata pisau serta dimensinya yaitu 600 mm x 300 mm x 600 mm (p x l x t) dengan menggunakan daya motor listrik 0,5 hp. Dalam perancangan mesin dimodifikasi digunakan metode eksperimental atau langsung dilapangan dalam menentukan bahan - bahan yang digunakan. Mesin ini memiliki empat hopper pada bagian atas mesin dan dua mata pisau dipasang langsung pada poros dengan kecepatan putaran akhir 70 rpm. Hasil pengujian dari mesin ini 236 lembar/menit bakal kemplang dengan ketebalan 3 mm 25% dan 4 mm 25%. Maka menggunakan mesin ini menghasilkan bakal kemplang lebih banyak dari mesin sebelumnya.