DETAIL DOCUMENT
Perencanaan pengolahan air limbah sistem terpusat pada Lapas Kelas II A Lubuklinggau
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Ade Novinda, (NIM. 1041311001)
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2020-04-08 07:58:31 
Abstract :
Pembuangan air limbah tanpa melalui proses pengolahan akan mengakibatkan terjadinya pencemaran pada sumber-sumber air baku untuk air minum, baik air permukaan (sungai, danau atau situ) maupun air tanah. Perencanaan pengolahan air limbah dengan sistem terpusat pada Lapas Kelas II A Lubuklinggau merupakan salah satu cara untuk mengurangi pencemaran tersebut. Karakteristik air limbah pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lubuklinggau adalah air limbah domestik. Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan debit air limbah Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lubuklinggau yaitu sebesar 113,52 m3/hari. Parameter kualitas air limbah yang dihasilkan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lubuklinggau mengandung konsentrasi pH 8,4, BOD 120 mg/L, COD 569,5 mg/L, TSS 101,3 mg/L. Pada konsentrasi pH sudah memenuhi baku mutu, namun untuk BOD, COD dan TSS melampaui baku mutu yang disyaratkan oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016. Rencana unit pengolahan air limbah pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lubuklinggau menggunakan sistem terpusat dengan teknologi bar screen, grease trap, anaerobic biofilter dan rawa buatan. Dari hasil perhitungan, dimensi bar screen memiliki lebar saluran 0,4 meter, tinggi saluran 0,5 m, tinggi saringan 0,6 meter dan tinggi aliran 0,1 meter. Dimensi grease trap berukuran panjang 2,5 meter, lebar 1 meter dan kedalaman 1 meter. Anaerobic biofilter memiliki 10 chamber dengan dimensi 1 chamber berukuran panjang 2,7 meter, lebar 2,5 meter dan kedalaman air 2,5 meter. Kemudian untuk rawa buatan didapatkan luasan sebesar 818,34 m2. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung