DETAIL DOCUMENT
Pemberian pupuk kotoran sapi dan pupuk hayati untuk pertumbuhan dan hasil tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus L.) di lahan tailing pasir
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Berthania Savitri, (NIM.2011511014)
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2020-04-08 06:28:04 
Abstract :
Kegiatan penambangan timah menghasilkan tailing pasir yang memiliki sifat daya serap air yang tinggi. Upaya peningkatan produktifitas lahan pasca tambang timah dilakukan dengan cara budidaya tanaman serai wangi, serta pemberian bahan organik dan pupuk hayati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kotoran sapi dan jenis pupuk hayati untuk pertumbuhan dan hasil tanaman serai wangi di lahan tailing pasir. Penelitian ini dilakukan dari Januari hingga Juni 2019 di Lahan Reklamasi PT. Timah Air Jangkang, Desa Dwi Makmur, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi dengan Rancangan Acak Kelompok dan 3 ulangan. Petak utama adalah jenis pupuk hayati terdiri atas P0 (Tanpa pupuk hayati), P1 (Pupuk hayati 1), dan P2 (Pupuk hayati 2), serta anak petak adalah dosis pupuk kotoran sapi terdiri atas 3 kg/lubang tanam, 5 kg/lubang tanam, dan 7 kg/lubang tanam. Pemberian pupuk kotoran sapi di lahan tailing pasir berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah batang, dan panjang akar. Aplikasi berbagai jenis pupuk hayati berpengaruh tidak nyata pada semua peubah, terdapat interaksi antara dosis pupuk kotoran sapi dan jenis pupuk hayati pada peubah berat kering tajuk dan rasio tajuk akar tanaman serai wangi di lahan tailing pasir. Produksi daun/petak tertinggi diperoleh pada kombinasi dosis pupuk kotoran sapi 7 kg + pupuk hayati 2 sebesar 1,99 ton.ha-1 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung