Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Abdul Ma'ruf Fissudur, (NIM. 1021511002)
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2020-04-13 02:57:20
Abstract :
Saat ini, sistem kelistrikan Toboali memiliki sebelas penyulang yang masing-masing disuplai oleh empat pembangkit. Salah satu dari penyulang Toboali tersebut adalah penyulang palas yang disuplai oleh Gardu Induk Koba yang interkoneksi 150 kV ke Gardu Induk Kampak. Saat Gardu Induk Kampak padam atau terjadi gangguan, maka Gardu Induk Koba akan ikut padam. Hal ini tentu akan menyebabkan beban pada penyulang Palas akan ikut padam, sedangkan penyulang Palas berada di lingkup sistem kelistrikan Rayon Toboali. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penambahan LBS dalam rangka mengambil alih beban penyulang palas ke penyulang kota. Setelah dilakukan analisis aliran daya antara sebelum dan setelah penambahan LBS, maka didapatkan kondisi tegangan ujung pada penyulang palas mengalami kenaikan tetapi relatif kecil yaitu, dari 16,573 kV menjadi 17,452 kV, serta mengurang rugi energi dari 3.845,64 MWh/tahun menjadi 3.657,3 MWh/tahun atau sebesar 188,34 MWh/tahun dan mengurangi persentase susut sebesar 0,3%, yakni dari 4,5% menjadi 4,2%. Dengan demikian, penambahan LBS diantara penyulang palas dan penyulang kota layak untuk dipasang. Dikarenakan dapat mengurangi rugi energi dan mengurangi persentase susut pada sisitem kelistrikan Rayon Toboali walaupun relatif kecil.