Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Bella Pransiska, (NIM. 5011511009)
Subject
H Social Sciences (General)
Datestamp
2020-04-08 05:11:46
Abstract :
Penelitian ini membahas tentang lansia di Panti Jompo Rumah Bersama Audric Tio Kecamatan Sungailiat yang menjelaskan tentang kemiskinan, keterlantaran dan kondisi perlindungan pada lansia dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak lansia di Panti Jompo Rumah Bersama Audric Tio Kecamatan Sungailiat. Lansia merupakan seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan tahap reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan pada penelitian ini yaitu teori Subaltern dari Gayatri Chakravorty Spivak yang menjelaskan bahwa kelompok Subaltren merupakan kelompok yang termarginalkan serta tidak memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa kemiskinan yang terjadi pada lansia yang berada di panti jompo bukan hanya kemiskinan lahiriah atau kemiskinan yang berkaitan dengan pangan dan aspek kesehatan. Sedangkan kemiskinan batiniah yang dialami lansia yakni tidak adanya dukungan dari anggota keluarga. Kemudian untuk keterlantaran lansia yang berada di panti jompo masih merasakan keterlantaran dalam hal kegiatan. Kemudian, kondisi perlindungan yang diberikan kepada lansia yakni perlindungan hak lansia yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor.13 Tahun 1998 pada pasal 5 yang menjelaskan tentang hak lansia. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak lansia yaitu, faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung, tingginya kepedulian masyarakat dan komitmen CSR kemudian faktor penghambat yaitu, tidak meratanya dukungan keluarga dan hanya berorientasi pada kesehatan fisik tubuh.