DETAIL DOCUMENT
Rancang bangun kran air wudhu otomatis berbasis arduino menggunakan sensor ultrasonik
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Budi Santoso, (NIM. 1021411040)
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering 
Datestamp
2020-04-13 03:10:08 
Abstract :
Kran umumnya digerakkan secara manual selama ini oleh setiap aktifitas manusia dengan cara memutar atau menggerakkan kran ke atas atau ke bawah. Sistem kran secara manual ini memiliki kelemahannya yaitu pemborosan air dan kran yang mudah rusak. Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi objek berupa anggota tubuh manusia dan mengirimkan sinyal tersebut ke Arduino sebagai pusat pengendalinya Arduino ini akan mengirimkan instruksi ke relay untuk mengaktifkan saklar maka solenoid valve yang berfungsi sebagai katup aliran air akan aktif. penelitian ini penulis akan membuat kran air wudhu otomatis yang berbasis arduino untuk menghidari pemborosan dalam aktiifitas sehari-hari (berwudhu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor Ultrasonik ini dapat mendeteksi objek dalam jarak maksimum 80 cm. Dari hasil rata-rata menggunakan kran otomatis yang diambil selama 2 hari dari tanggal 24 juli dan 25 juli didapatkan nilai rata-rata waktu satu kali berwudhu selama 1.09 menit, dan rata-rata pemakaian volume air dalam satu kali berwudhu didapatkan sebesar 1.17 liter. Penggunaan sensor ultrasonik pada penelitian ini memiliki sensitifitas sangat rendah, dimana pembacaan sensor ini harus tepat dengan objek, jika objek tidak sesuai maka sensor tesebut tidak dapat berkerja. Maka diharap pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan sensor yang lebih berkualitas lagi agar penggunaan kran wudhu dapat bekerja secara optimal. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung