Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Anggun Ikklima Segonang, (NIM. 2031511004)
Subject
SF Animal culture
Datestamp
2020-04-13 04:34:07
Abstract :
Kabupaten Bangka Tengah masih menjadi daerah endemis penularan Demam Berdarah Dengue, Filariasis dan Malaria khususnya di Desa Lubuk Besar sehingga penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis nyamuk, mengetahui karakteristik habitat nyamuk, mengetahui tingkat kepadatan larva di tiap tipe habitat perindukan di Desa Lubuk Besar. Penelitian dilaksanakan bulan Mei-Agustus 2019 di Desa Lubuk Besar menggunakan metode Accidental Sampling. Hasil dilapangan di 8 spesies larva nyamuk yaitu Ae. aegypti, Ae. albopictus, Cx. infantulus, Cx. pseudovishnui, Cx. quinquefasciatus, Cx. tritaeniorhynchus, Cx. vishnui dan Ficalbia minima. Hasil lapangan bahwa di Desa Lubuk Besar dijumpai lima macam tipe habitat perindukan nyamuk, yaitu bak penampungan air, kolong, tambak, kobakan dan sungai. Nyamuk Aedes lebih cenderung menyukai tempat-tempat penampungan air buatan dengan air relatif jernih, sedangkan jenis Culex dan Ficalbia lebih menyukai habitat yang lebih alami dengan dasar air lumpur dan ditumbuhi tanaman air. Kepadatan larva nyamuk tertinggi adalah Cx. quinquefasciatus (5,4) dan disusul Ae. aegypti (4,3 dan 2,8) , sedangkan keenam jenis lainnya memiliki kepadatan di bawah dari 1. Disarankan untuk penelitian selanjutnya melakukan pengembangan penelitian spesies rekaman baru Ficalbia minima di Pulau Bangka.