Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Hasanah, (NIM.1061611013)
Subject
QD Chemistry
Datestamp
2021-09-24 01:55:22
Abstract :
Kebutuhan bahan bakar minyak sebagai energi setiap hari meningkat, sedangkan cadangan energi minyak bumi semakin menipis. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar, maka perlu dikembangkan bahan bakar alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Salah satunya adalah bioetanol yaitu etanol yang terbuat dari tanaman yang mengandung pati, gula dan tanaman yang berselulosa lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat bioetanol dari ampas sagu rumbia dengan variasi jumlah ragi dan waktu fermentasi. Proses utamanya adalah hidrolisis, fermentasi menggunakan ragi saccharomyces cerevisiae dan pemurnian dengan destilasi. Variable yang digunakan adalah penambahan jumlah ragi 3 gram, 6 gram, 9 gram, 12 gram dan waktu fermentasi 3 hari, 5 hari dan 7 hari. Kadar bioetanol tertinggi diperoleh 16,40% pada penambahan ragi 3 gram dan lama waktu fermentasi 3 hari. Densitas bioetanol terendah diperoleh 0,978 gr/ml pada penambahan ragi 6 gram dengan lama fermentasi selama 3 hari.