DETAIL DOCUMENT
Pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress Perbankan Syariah di Indonesia (studi kasus pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2015-2019)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Nora, (NIM. 3011711052)
Subject
HF5601 Accounting 
Datestamp
2022-06-07 06:34:36 
Abstract :
Financial distress atau kesulitan keuangan merupakan tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum terjadinya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress perbankan syariah di Indonesia Studi kasus pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015-2019. Variabel dependen sebagai variabel dummy dimana kode 0 untuk Bank Umum Syariah yang tidak mengalami financial distress sedangkan kode 1 untuk Bank Umum Syariah yang mengalami financial distress. Kategori financial distress diukur dengan laba bersih negatif minimal satu tahun. Variabel independen meliputi Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Good Corporate Governance (GCG), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Sampel yang digunakan penelitian ini adalah 12 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dan metode regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial FDR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress pada bank umum syariah di Indonesia periode 2015-2019. GCG dan CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress pada bank umum syariah di Indonesia periode 2015-2019. NPF, ROA, ROE dan BOPO tidak berpengaruh secara signifikan terhadap financial distress pada bank umum syariah di Indonesia periode 2015-2019. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung