Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Popan Oksa Parianda, (NIM. 5011411048)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2022-06-08 07:35:22
Abstract :
Penulisan ini dilatar belakangi makam keramat yang merupakan tempat yang terdapat aktivitas manusia yang bersangkutan dengan religi. Makam keramat sering dikunjungi oleh peziarah yang melaksanakan aktivitas keagamaan sesuai dengan ajaran agama Islam. Peziarah yang datang dari berbagai daerah di Bangka dan luar daerah Bangka. Teori yang digunakan adalah teori masyarakat dalam agama Emile Durkheim. Terdapat dua hal yang dipisahkan antara yang sakral dan yang profane (duniawi). Durkheim memiliki dua uraian yaitu, sifat kudus dari agama dan praktik ritual agama, yang kemudian dilanjutkan pada padangan Durkheim bahwa agama selalu memiliki hubungan dengan masyarakat, yang nantinya menghasilkan moralitas didalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yaitu dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik penentuan informan yaitu menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kuncen, aparat Desa Bakit dan Peziarah.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi peziarah melakukan ziarah ke makam keramat yaitu motivasi internal dan eksternal. Tradisi ziarah saat berada di kawasan makam keramat, tradisi saat ingin memasuki makam keramat berdoa dan meninggalkan benda-benda. Peziarah melanggengkan sakralitas pada makam keramat dengan kunjungan setiap hari dan datang pada saat acara keagamaan. Faktor yang mempengaruhi peziarah melanggengan makam keramat adalah solidaritas sosial dan kesadaran kolektif.