DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Daya Dukung Dan Penurunan Statis Dan Dinamis Pondasi Tiang Pancang Pada Pembangunan Jembatan Air Mayang Muntok
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Mario Napitupulu, (NIM. 1041411040)
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2021-09-24 06:34:00 
Abstract :
Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis dari pondasi dalam yang umum digunakan, yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur ke lapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi sehingga dapat dapat menahan beban kontruksi di atasnya. Untuk mengitung kapasitas tiang, terdapat dua metode yang biasa digunakan yaitu statis dan dinamis. Analisis statis adalah metode perhitungan daya dukung yang berdasarkan keadaan tanah pada proses sondir yang sangat berpengaruh pada sifat sifat teknis tanah, seperti hambatan lekat tanah (JHL), perlawanan penetrasi konus (qc), sedangkan analisis dinamis yaitu berdasarkan proses pemancangan tiang yang sangat dipengaruhi oleh berat tiang pancang, final set, berat ram, efisiensi hammer, dan besaran energi pemukul dari pabrik saat proses kalendering. Tujuan dari studi ini untuk menghitung dan membandingkan daya dukung statis dari hasil sondir menggunakan Metode langsung (directcone), Metode Aoki & De Alencar dan Metode Price & Wardle dan dari data N-SPT menggunakan Metode Meyerhof , Metode Briad et al dan Metode Shio & Fukui, kemudian membandingkan daya dukung dinamis dari hasil kalendering menggunakan Metode Danish, Metode Engineering News Record dan Metode Eytelwein serta menghitung penurunan menggunakan metode Vesic (1970). Hasil perhitungan daya dukung statis, metode langsung mempunyai daya dukung ijin (Qa) paling besar dan Metode Aoki dan De Alencar mempunyai nilai terkecil. Sedangkan pada perhitungan daya dukung dinamis, Metode Danish mempunyai nilai terbesar dan Metode Engineering News Record mempunyai nilai terkecil.. Penurunan berdasarkan hasil perhitungan daya dukung statis yang terbesar terdapat pada Metode langsung, nilai terkecil terdapat pada Metode Aoki dan De Alencar. Penurunan berdasarkan hasil perhitungan daya dukung dinamis yang terbesar terdapat pada Metode Danish, sedangkan terkecil terdapat pada Metode Engineering News Record. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung