Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Muhammad Apriandi, (NIM. 1041411044)
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2021-09-24 06:59:29
Abstract :
Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat penting dalam mendukung pergerakan lalu lintas. Konstruksi jalan yang berkualitas diperlukan untuk mendukung kelancaran aktivitas transportasi. Kualitas konstruksi jalan dipengaruhi oeh beberapa faktor, salah satunya bahan campuran perkerasan. Agregat merupakan salah satu bahan utama perkerasan jalan selain aspal, agregat dapat digantikan dengan bahan lain yang lain seperti limbah pertambangan dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas perkerasan jalan. Kepulauan Bangka Belitung dikenal sebagai penghasil timah putih (stanum) yang telah dikenal luas di pasar internasional. Selain memproduksi timah, perusahaan yang mengelola bijih timah juga menghasilkan produk sampingan (limbah) berupa terak timah (tin slag) yang jumlahnya terus bertambah. Limbah ini belum dimanfaatkan seoptimal mungkin. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pemanfaatan limbah peleburan timah (tin slag) sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC. Adapun tujuan penelitian ini antara lain: untuk mengetahuni karakteristik marshall serta menentukan Kadar Aspal Optimum penggunaan tin slag sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC. Penelitian ini dilakukan rancangan benda uji yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Terdapat 5 variasi penggunaan terak timah (0%, 25%, 50%, 75%, 100%), serta 5 variasi kadar aspal (4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%). Dari hasil penelitian pada kelima variasi menggunakan tin slag memenuhi semua ketentuan karakteristik marshall. Nilai Kadar Apal Optimum (KAO) untuk campuran AC-BC menggunakan 0%, 25% dan 50% tin slag adalah 6,25%, sedangkan untuk campuran menggunakan 75% dan 100% tin slag nilai KAO yang didapat adalah 6,5%, sehingga tin slag dapat digunakan sebagai substitusi agregat halus untuk perkerasan jalan raya dan dapat membantu dalam upaya pemeliharaan lingkungan.