DETAIL DOCUMENT
Dari konflik menuju rekonsiliasi (studi pada konflik lahan di desa Mempaya, kecamatan Damar, kabupaten Belitung Timur)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Shindi Ade Lestari, (NIM. 5011711014)
Subject
HM Sociology 
Datestamp
2022-06-08 07:26:18 
Abstract :
Konflik tenurial merupakan permasalahan yang terkait erat dengan persoalan pokok mengenai ketidakadilan. Salah satu cara yang dilakukan masyarakat Desa Mempaya terhadap konflik perebutan lahan tersebut dengan membentuk sebuah kesepakatan yang disepakati. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi dinamika konflik dalam konflik akses lahan dan mengidentifikasi rekonsiliasi konflik akses lahan di Desa Mempaya. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini adalah teori fungsi positif konflik dari Lewis Alfred Coser dikaji dari konsep konsensus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah 17 orang yang terdiri dari Masyarakat Penambang, Mayrakat Buruh Sawit, pihak PT. SCHG dan pihak PT. Timah. Teknik pengumpulan data yabg digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian berasal dari data primer dan data sekunder. Lebih jauh penelitian ini dianalisis melalui 3 tahap yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan dari lapangan bahwa konflik perebutan lahan dapat diselesaikan dengan membuat sebuah kesepakatan yang disepakati bersama, dengan membuat sebuat kesepakatan yang disepakati bersama maka terciptalah hubungan yang harmonis dan terciptakan keteraturan sosial didalam masyarakat Desa Mempaya. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung