Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Firginia Elviera, (NIM. 5011711028)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2022-06-09 07:09:10
Abstract :
Penelitian ini mengenai stigma yang muncul dalam masyarakat Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka yang ditujukan kepada keluarga pasien Coronavirus Disease 2019 yang belum tentu terinfeksi tetapi tetap mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor penyebab muculnya stigma dan bentuk stigma sosial yang diberikan masyarakat Kecamatan Sungailiat. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini adalah teori Stigma dari Erving Goffman yang dikaji dari konsep stigma yaitu Identity (Virtual Social Identity dan Actual Social Identity) dan Discredit (Discredit dan Discreditable Stigma). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Peneliti menemukan bahwa masyarakat memberikan stigma kepada keluarga pasien Coronavirus Disease 2019 dengan pembatasan kontak sosial berupa perilaku mengucilkan, mengasingkan, menjauhi, dan menghindar yang disebabkan karena adanya rasa kecemasan masyarakat, intensitas penularan, dan pengungkapan identitas keluarga pasien Coronavirus Disease 2019 oleh lembaga kesehatan dalam masyarakat. Keluarga pasien Coronavirus Disease 2019 melakukan pengelolaan stigma yaitu menuruti keinginan masyarakat untuk menjaga jarak dengan mereka serta tetap melakukan interaksi dengan masyarakat sekitar agar terlihat normal.