Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Dinda Ardasa, (NIM. 5011511019)
Subject
HM Sociology
Datestamp
2022-06-09 02:24:53
Abstract :
Representasi merupakan tindakan yang menghadirkan atau menggambarkan sesuatu baik orang, peristiwa, maupun objek yang biasanya berupa tanda atau simbol dan tidak lepas dari produksi makna melalui bahasa. Representasi pada penelitian ini adalah repersentasi citra kepolisian yang digambarkan melalui tayangan 86 NET.TV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari repersentasi citra yang digambarkan pada tayangan 86 NET.TV. Teori yang digunakan untuk menganalisis tayangan 86 NET.TV ini adalah teori analisis wacana kritis Norman Fairclough model tiga dimensi dengan kerangka analisis yaitu analisis teks, analisis praktik wacana, dan analisis praktik sosial budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskirptif dengan pendekatan analisis wacana kritis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian berasal dari data primer dan sekunder.
Bedasarkan hasil penelitian menunjukan pada analisis pertama yaitu analisis teks terdapat dua belas narasi yang merepresentasikan nilai-nilai citra kepolisian. Dari dua belas narasi tersebut terdapat tiga jenis bentuk citra, diantaranya berupa melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. Kemudian analisis praktik wacana, peneliti melihat bahwa penerbit memiliki hubungan dengan institusi kepolisian yang mempengaruhi proses dari produksi wacana terkait nilai-nilai citra kepolisian yang direpresentasikan kedalam tayangan 86 NET.TV. Hasil produksi wacana tersebut kemudian mendapatkan banyak tanggapan yang positif dari masyarakat setelah melihat tayangan tersebut. Terakhir, pada analisis praktik sosial budaya peneliti melihat bahwa representasi nilai-nilai citra kepolisian tersebut terbentuk karena adanya standar ideal kepolisian menurut masyarakat, kepolisian sebagai lembaga penegak hukum, dan didukung oleh media dalam membentuk citra institusi kepolisian.