DETAIL DOCUMENT
Analisis fenomena tren bersepeda di masa pandemi pada noob folding bike community Bangka
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Cindi Febriana, (NIM. 5011711043)
Subject
HM Sociology 
Datestamp
2022-06-09 02:12:46 
Abstract :
Tren merupakan sebuah bentuk respon positif masyarakat terhadap suatu hal yang baru dan cenderung diikuti halayak. Salah satu tren yang sedang popular diikuti masyarakat kala pandemi adalah tren bersepeda. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana fenomena tren bersepeda di masa pandemi pada suatu komunitas dan menganalisis motivasi dan nilai-nilai yang hendak dicapai oleh anggota komunitas. Teori masyarakat konsumsi yang digagas Jean Baudrillard digunakan sebagai pisau analisis terutama tiga konsep tentang nilai guna, nilai tanda dan simulakra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa tren bersepeda pada sebuah komunitas di saat pandemi Covid-19 berkembang melalui media sosial dan mampu menciptakan perubahan gaya hidup konsumtif ketimbang untuk tujuan menjaga kesehatan. Komunitas pesepeda lipat cenderung memaknai aktivitas bersepeda bersama sebagai ajang meningkatkan status sosial, prestise, dan menonjolkan identitas sosial. Anggota komunitas menjadikan ajang bersepeda bersama sebagai arena pamer merk sepeda terbaru dengan harga selangit, pamer pekerjaan atau jabatan tertentu, dan sebagai simbol kemapanan. Apa yang dikonsumsi dan dijadikan sebagai simbol identitas sosial sebenarnya adalah mengkonsumsi kehampaan 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung