Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Raka Bahrul Yahya, (NIM. 2061611038)
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2022-06-09 02:51:44
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan dosis terbaik pemberian herbal STAMED berbahan kencur dan bayam duri terhadap sistem imun pada ikan nila yang terinfeksi Aeromonas hydrophila. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 Juli 2020 hingga 21 Juli 2020, bertempat di Hatchery Akuakultur, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode eksperimental dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 1 ekor ikan nila dan penentuan dosis herbal yang berbeda pada tiap perlakuan. Ikan nila yang digunakan berukuran 10-11 cm dengan bobot 29-31 g. Hasil menunjukkan tingkat kelangsungan hidup ikan memiliki persentase yang berbeda-beda yaitu perlakuan kontrol + sebesar 60%, kontrol - sebesar 20%, Perlakuan 1 g/5L sebesar 80%, perlakuan 1,5 g/5L sebesar 20%, dan perlakuan 1,5 g/5L sebesar 20% didapatkan juga nilai bobot mutlak ikan uji pada kontrol + (0,96), kontrol ? (0,12), perlakuan 1 (1,15), perlakuan 2 (0,68), perlakuan 3 (0,64) dan didapatkan juga nilai panjang mutlak pada kontrol + (0,97), kontrol ? (0,34), perlakuan 1 (1,19), perlakuan 2 (0.84), dan perlakuan perlakuan 3 (0,76). Penggunaan herbal STAMED efektif dalam memulihkan ikan yang terserang penyakit A. hydrophila dengan dosis terbaik adalah 1 g/5L air. Kandungan minyak atsiri, flavonoid, saponin, dan alkaloid pada herbal STAMED berfungsi sebagai antibakteri dan antiinflamasi sehingga mampu memulihkan kondisi ikan yang terserang A. hydrophila.