DETAIL DOCUMENT
Pengaruh human capital terhadap kinerja pegawai pada badan penanggulangan bencana daerah kota Pangkalpinang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Novri Hardiyanti Salim, (NIM.3021611067)
Subject
HD28 Management. Industrial Management 
Datestamp
2022-06-10 04:00:29 
Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi fenomena yang menunjukkan bahwa kinerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Pangkalpinang masih belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan individu (X1), motivasi individu (X2), kepemimpinan (X3), Iklim Organisasi (X4), dan efektivitas kelompok kerja (X5) mempengaruhi kinerja pegawai (Y). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui kajian tentang pengaruh human capital terhadap kinerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Pangkalpinang. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 141 responden, teknik pengambilan sample menggunakan metode sampling jenuh. Pada penelitian ini variabel bebasnya yaitu kemampuan individu, motivasi individu, kepemimpinan, iklim organisasi, dan efektivitas kelompok kerja serta variabel terikatnya yaitu kinerja pegawai. Metode analisis menggunakan metode analisis linear berganda dengan uji t, uji f dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian pada variabel kemampuan individu (X1) diperoleh thitung (7,252) > ttabel (1,977), motivasi individu (X2) diperoleh thitung (2,955) > ttabel (1,977), kepemimpinan (X3) diperoleh thitung (-1,874) < ttabel (1,977), iklim organisasi (X4) diperoleh thitung (3,401) > ttabel (1,977), dan efektivitas kelompok kerja (X5) diperoleh thitung (1996) > ttabel (1,977). Dengan demikian kemampuan individu (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y), motivasi individu (X2) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y), kepemimpinan (X3) tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y), iklim organisasi (X4) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y), dan efektivitas kelompok kerja (X5) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y). Hasil uji F menunjukkan bahwa Fhitung (38,320) > Ftabel (2,28), sedangkan signifikan adalah 0,000 < 0,05, yang berarti kemampuan individu, motivasi individu, kepemimpinan, iklim organisasi, dan efektivitas kelompok kerja secara bersama- sama atau simultan mempengaruhi kinerja pegawai. Sementara hasil uji koefisein determinasi (R2) menunjukkan bahwa variabel kemampuan individu, motivasi individu, kepemimpinan, iklim organisasi, dan efektivitas kelompok kerja mempengaruhi kinerja pegawai sebesar 0,571 atau 57,1%. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung