Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Evrantino Insani Sitohang, (NIM. 1031411019)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy
Datestamp
2022-05-31 08:10:16
Abstract :
PT Tanjung Bukit Nunggal bergerak dibidang penambangan quarry batu granit berlokasi di Desa Air Mesu Timur, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Adapun permasalahan yang dialami perusahaan adalah bidang lereng yang diamati memungkinkan untuk terjadi longsor dan beberapa blok mengalami runtuhan, sehingga perlu dilakukan penilaian tingkat kestabilan lereng guna meminimalisir terjadinya longsoran ataupun runtuhan disekitar lereng yang diteliti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng berdasarkan nilai slope mass rating (SMR) dan penanggulangan tingkat kestabilan lereng berdasarkan nilai SMR. Penelitian ini dilakukan dengan metode slope mass rating (SMR), diawali dengan metode scanline sampling yang dibagi menjadi empat scanline yaitu scanline S1, S2, S3, dan scanline J. Pada keempat scanline total kekar yang diamati sebanyak 329 data kekar, kemudian dilakukan perhitungan RMRdasar dan didapatkan nilai RMRdasar berkisar antara 71-73. Scanline S1 memiliki nilai RMRdasar paling rendah diantara scaline yang lain dipengaruhi oleh jarak spasi rata-rata tiap setnya paling kecil yaitu 0,57 m dengan nilai pembobotan 10. Untuk nilai RMRdasar paling tinggi terdapat pada scanline S2 dipengaruhi oleh material pengisi disekitar bidang lereng hampir tidak ada dengan nilai pembobotan 6. Nilai RMRdasar tersebut selanjutnya dilakukan perhitungan SMR dan didapatkan nilai SMR berkisar antara 71-73, dimana yang terendah terdapat pada scanline S1 dan yang tertinggi didapat pada S2. Besar nilai SMR yang didapatkan berbanding lurus dengan nilai RMRdasarnya. Penanganan kestabilang lereng dilakukan dengan metode scaling pada scanline S3 terhadap blok yang menggantung.