Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Luthfie Rizky Utama, (NIM.5031711043)
Subject
PR English literature
Datestamp
2022-06-15 08:55:18
Abstract :
Pada era milenial masyarakat tidak lagi melihat fashion sebagai suatu komoditas yang bersifat primer melainkan untuk meningkatkan status sosial. Masyarakat tidak mementingkan lagi originalitas. Oleh karena itu, influencer berperan dalam pembentukan makna melalui media sosial yang dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertanda dalam branding Gucci yang merepresentasikan status sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif dengan melakukan observasi dan dokumentasi terhadap branding Gucci. Dalam membedah penelitian ini digunakan teori semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 data yang mengaplikasikan denotasi, konotasi, dan mitos pada branding Gucci. Berdasarkan data yang ditemukan menunjukkan bahwa terjadinya pergeseran penandaan dalam branding Gucci yang berpengaruh kepada pemaknaan dari brand Gucci sehingga dapat meningkatkan status sosial seseorang. Oleh karena itu, terdapat relevansi antara branding Gucci dan status sosial. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah infomasi guna terhindar dari bias informasi di masyarakat.