DETAIL DOCUMENT
Kajian teknis sistem penirisan tambang pada front kerja unit produkti timah primer tambang besar Pemali PT Timah Tbk
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Mafira Fitri, (NIM. 1031411036)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy 
Datestamp
2022-05-31 08:30:02 
Abstract :
Unit Produksi Timah Primer (UPTP) Tambang Besar menerapkan sistem tambang terbuka (surface mining) dengan metode penambangan open pit yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti curah hujan extreme yang mengakibatkan meningkatnya volume air yang masuk ke front kerja dan berdampak pada kegiatan penambangan terhambat, sehingga perlu dilakukan kajian teknis sistem penirisan untuk mengatasi masalah tersebut. Analisis hidrologi pada kajian ini menggunakan data analisis partial series curah hujan selama 5 tahun dengan metode Gumbel, intensitas curah hujan menggunakan metode Mononobe, mengetahui resiko hidrologi menggunakan metode Probabilitas, dan mengetahui debit limpasan menggunakan metode Rasional. Debit pompa dihitung menggunakan data kecepatan aliran air yang diukur sebanyak 10 kali percobaan pada outlet. Dan head pompa dihitung menggunakan data elevasi inlet pada pompa dan outlet pada saluran terbuka. Hasil perhitungan analisis hidrologi menunjukkan resiko hidrologi periode ulang hujan adalah 2 tahun dengan intensitas curah hujan 62,10 mm/jam dan debit total air yang masuk ke tambang sebesar 1.497,03 m /detik. Jumlah pompa aktual yang dibutuhkan untuk mengatasi debit air yang masuk 1.497,03 m3/jam atau 0,42 m3/jamdengan debit aktual pompa 0,0173 m3/s adalah dengan penambahan pompa sebanyak 24 unit. Perencanaan sistem pemompaan pada front kerja Tambang Besar Pemali yaitu letak outlet dibuat pada elevasi 55 mdpl dengan penambahan panjang inlet pada sistem pemipaan menjadi 8 m dan diameter pipa yang direkomendasikan adalah 14 inch, sehingga jumlah pompa yang dibutuhkan untuk mengatasi debit total air yang masuk ke tambang 1.497,03m3/jam adalah 9 pompa. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung