Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Randy Pradika, (NIM. 1031411052)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy
Datestamp
2022-05-31 07:57:03
Abstract :
PT MCM merupakan perusahaan tambang timah primer yang melakukan penambangan timah primer dengan metode tambang terbuka. Proses pengolahan bijih timah primer meliputi kegiatan comminution, sizing, dan concentration. Penggerusan menggunakan Ball Mill merupakan proses lanjutan yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran butir material agar didapatkan ukuran butiran yang lebih halus (fine material) dan mempersiapkan ukuran butiran yang tepat untuk proses konsentrasi yaitu berukuran 60 s.d -200 mesh. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan yaitu laju umpan, jumlah putaran Ball Mill, dan laju air. Percobaan digunakan sebanyak 27 kali dengan pengaturan variabel secara kombinasi agar mendapatkan hasil gerusan yang efektif. Variabel laju umpan, rpm, dan laju air sangat berpengaruh terhadap hasil penggerusan. Semakin tinggi laju umpan, jumlah putaran, dan laju air semakin tinggi pula hasil gerusan Ball Mill, tetapi apabila variabel tersebut terlalu tinggi menyebabkan kapasitas tumpah, sehingga volume hasil gerusan menurun. Efektivitas hasil penggerusan diperoleh pada sampel 23 dengan nilai produksi tertinggi mencapai 88,4%. Adapun nilai efektif diperoleh dari pengaturan variabel laju umpan 300 s.d 400 kg/jam, rpm 45 putaran, dan laju air 1.512 ?/jam. Hasil laju umpan maksimal yang dapat dilakukan yaitu 398.4 kg/jam perhari yaitu 3 ton/hari. Dengan demikian, maka target rata-rata kerja Ball Mill 3 ton/hari perusahaan dapat tercapai.