DETAIL DOCUMENT
Evaluasi faktor keamanan lereng tanah buatan menggunakan metode Fellenius di PT Aditya Buana Inter Kabupaten Bangka
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Rommy Fadli, (NIM. 1031411063)
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy 
Datestamp
2022-05-31 07:59:17 
Abstract :
PT Aditya Buana Inter merupakan perusahaan yang bergerak di sektor penambangan batu granit dengan sistem penambangan quarry yang terletak di Bukit Sambung Giri, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Adapun permasalahan yang didapati setelah melakukan pengamatan langsung di perusahaan adalah sering terjadinya kelongsoran pada dinding lereng-lereng tanah di area penambangan terutama pada saat musim penghujan. Intensitas terjadinya longsoran minimal dua kali sebulan yang menyebabkan proses penambangan menjadi terganggu, sehingga berdampak terganggunya efektivitas jam kerja dan keselamatan pekerja di area penambangan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kestabilan lereng di PT Aditya Buana Inter yang ditampilkan dalam bentuk nilai faktor keamanan. Tahapan dari proses analisis kestabilan lereng dilakukan dengan pengambilan data geometri lereng bagian barat dan melakukan pengujian Direct Shear Test terhadap 3 sampel tanah lereng untuk mendapatkan nilai kohesi dan sudut geser dalam. Secara manual, analisisnya menggunakan Metode Fellenius dengan bantuan perangkat lunak dalam pembuatan desain lereng. Parameter yang digunakan dalam analisis yaitu sudut geser dalam, berat unit weight, kohesi dan berat jenis tanah. Berdasarkan hasil analisis terhadap faktor keamanan setelah dilakukan simulasi terhadap 3 titik sampel yang dibuat, terlihat bahwa lereng yang diteliti dalam keadaan yang tidak stabil dan dapat dikategorikan tidak aman yang disimpulkan dari besarnya nilai FK (Faktor Keamanan) yang dihitung yaitu 1,092. Kemudian dilakukan upaya penanggulangan dengan merubah geometri lereng dan pengendalian air rembesan. Geometri lereng minimal supaya lereng dalam keadaan aman adalah panjang muka lereng 13,7 meter dan sudut kemiringan lereng 55 derajat. Pengendalikan air rembesan dengan menancapkan pipa alir ke dalam tubuh lereng juga dapat dilakukan untuk menstabilkan lereng yang ditancapkan pada lapisan bawah. 
Institution Info

Universitas Bangka Belitung