Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Gea Ratri Ningsih, (NIM. 2031711006)
Subject
QH301 Biology
Datestamp
2022-04-07 06:25:46
Abstract :
Desa Kurau Timur memiliki kawasan mangrove yang masih asli. Banyak potensi yang bisa dikembangkan. Salah satu potensi yang dikembangkan adalah ekowisata mangrove, di mana pengelolaannya dilakukan langsung oleh masyarakat Desa Kurau Timur. Ekowisata Mangrove belum mengoptimalkan potensi objek wisata yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekowisata di hutan mangrove dan merumuskan strategi pengembangan Ekowisata Mangrove di Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dipadukan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, penyebaran kuesioner kepada wisatawan, dan melakukan observasi lapangan. Selain itu, indikator yang digunakan untuk mengukur data adalah kondisi biofisik, aksesibilitas, infrastruktur, dan aspek pendukung lainnya. Potensi flora dan fauna dalam penelitian ini dijawab dengan menggunakan IFAS (Strategi Analisis Faktor Internal) dan EFAS (Strategi Analisis Faktor Eksternal). Strategi ekowisata dijawab dengan menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian yaitu potensi yang ditawarkan di Desa Kurau Timur adalah potensi keanekaragaman jenis mangrove (9 jenis jenis mangrove sejati) dan biota (10 jenis). Perhitungan matriks IFAS dan EFAS menunjukkan nilai sumbu X sebesar 0,93 dan sumbu Y sebesar 0,88. Hal ini menunjukkan bahwa posisi strategis berada pada kuadran I, dengan rumusan strategi S-O (strategi agresif). Beberapa strategi yang telah dirumuskan adalah: 1) Mendukung konservasi mangrove dan pengelolaan usaha ekonomi kreatif, 2) Menjalin kerjasama penyediaan infrastruktur pendukung, 3) Pemerintah mengoptimalkan kerjasama dalam memberikan edukasi tentang manfaat mangrove, dan 4) Meningkatkan komitmen pemerintah terhadap perkembangan mangrove.