Institusion
Universitas Bangka Belitung
Author
Risky Ananda Putri, (NIM.5021711048)
Subject
JC Political theory
Datestamp
2022-05-09 08:31:03
Abstract :
Pulau Bangka dikenal sebagai daerah penghasil timah, khususnya di Kabupaten Bangka. Timah atau yang dikenal sebagai berlian hitam, jika dieksploitasi terus menerus meninggalkan kerusakan lingkungan dan perubahan bentang alam. Tidak hanya sumberdaya timah, potensi lainnya terdapat pada kemolekan ekowisata. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Bangka yang didukung PT. Pantai Timur Sungailiat (private sector) menyusun strategi perencanaan pengembangan KEK Pariwisata di Pantai Timur Sungailiat yang tertuang dalam salah satu misi pembangunan daerah guna merubah arah pendapatan masyarakat dari pertambangan ke pelaku wisata.
Penelitian ini menggunakan teori Anthony James Veal yang menjelaskan beberapa tahapan dari proses penyusunan strategi prencanaan pariwisata, yaitu kajian awal atau uraian singkat (terms of reference/brief), penilaian atau analisis lingkungan (environmental appraisal), menentukan tujuan atau misi (estabilish mission/goals), konsultasi dengan stakeholders (consultation with stakeholders), mengembangkan opsi (develop options), menentukan strategi (decide strategy), implementasi (implementation). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang sumber data primernya berasal dari wawancara tidak terstruktur dengan 11 informan. Para informan tersebut terdiri dari 1 orang masyarakat nelayan, 1 orang Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), serta 8 orang perwakilan dari masing-masing dinas terkait rencana pengembangan KEK dan 1 orang perwakilan dari PT. Pantai Timur Sungailiat.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi perencanaan KEK pariwisata di Pantai Timur Sungailiat berputar dalam tahap perencanaan. Akan tetapi, perencanaan tersebut dapat dikatakan sebagai perencanaan ?setengah hati? Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka. Kondisi tersebut disebabkan Pemda dan PT. Pantai Timur Sungailiat tidak mengkaji lebih mendalam terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di perairan laut dan darat yang berada dekat di titik lokasi perencanaan KEK. Selain itu, Timah Inkonvesional (TI) ?membanjiri? Laut Timur Sungailiat. Imbasnya, daerah pesisir terdampak abrasi akibat ulah penambang timah. Kemudian titik lokasi perencanaannya bersampingan dengan lahan kritis, serta nihilnya campur tangan masyarakat dalam kegiatan perencanaan KEK Pariwisata Sungailiat yang diusung dalam koridor ekowisata.